Duka Wanita Rohingya

Kisah Wanita Rohingya yang Berjalan Kaki ke Bangladesh dalam Kondisi Hamil Tua


Ilustrasi salah seorang wanita pengungsi Rohingya yang pingsan akibat berjalan terlalu jauh. (Foto: Facebook Rohingya Community)
Rohingya adalah etnis minoritas tanpa negara yang kebanyakkan beragama Islam dan dipersekusi di Myanmar. Keadaan pengungsi Rohingya sangat memprihatinkan. Banyak yang mengalami kekurangan gizi karena tidak ada makanan, menderita masalah trauma dengan kekejaman militer Myanmar yang mereka saksikan sendiri dan masih banyak lagi peristiwa memilukan yang mereka alami.

Tidak hanya itu saja seperti yang dialami oleh seorang wanita bernama Shanu. Ia bersama suami dan dua anaknya harus terusir dari kampung mereka di Desa Sadulasoor, Maungdaw, karena adanya penindasan tentara Myanmar. Bersama dengan 40 warga desa lainnya, Shanu dan keluarga mengungsi menuju Teknaf, Bangladesh.

Untuk sampai di Teknaf, Shanu harus menempuh perjalanan sekitar 34 hari dengan menyusuri hutan. Perjalanan menjadi sangat berat bagi Shanu, karena saat itu dia tengah mengandung anak ketiga dimana usia kehamilannya telah mencapai 36 pekan.

Namun, kesulitan dan kesedihannya Shanu tidak sampai di sana, sebab tidak lama dari itu, dua anaknya pun meninggal akibat kelaparan. Mereka memang mengungsi tanpa perbekalan makanan yang cukup, sehingga mereka harus menahan lapar berhari-hari.

Meski dengan susah payah, Shanu berhasil tiba di Teknaf, dan empat hari kemudian, Shanu pun melahirkan anak ketiganya di pengungsian. Ada rasa bahagia dan kepedihan mendalam yang dia rasakan dalam satu waktu sekaligus, bahagia karena anak ketiganya lahir dengan selamat, tapi juga sedih karena kehilangan suami dan dua anaknya.

Shanu bukanlah satu-satunya, ia hanya salah satu dari 600.000 pengungsi Rohingya di Bangladesh. Selain Shanu, masih ratusan ribu orang dengan cerita duka yang sama atau bahkan lebih menyedihkan.

Muhammad Iksan, wartawan salah satu media yang mengikuti perkembangan tragedi Rohingya mengatakan bahwa sedang terjadi pembersihan etnis di Myanmar terhadap etnis Rohingya.

“Walaupun pemerintahan Aung San Suu Kyi membantah secara lisan atas tuduhan PBB bahwa pemerintah Myanmar telah melakukan ethnic cleansing, namun data dan fakta yang tak terbantahkan ialah, 8 pekan usai 25 Agustus 2017, mengalir ratusan ribu pengungsi dari Rakhine ke Bangladesh. Padahal sebelum mereka tiba, sudah ada 400.000 pengungsi Rohingya lainnya menempati kampung-kampung di Bangladesh. Mereka datang akibat kekerasan serupa pada 1970-an, 1990-an dan Oktober 2016 lalu,” jelas Iksan.

“Bahkan di halaman resminya, UNHCR menyebutkan bahwa mayoritas dari pengungsi itu ialah perempuan, anak-anak, bayi dan banyak lainnya orang-orang tua. Mereka tak punya apa-apa dan butuh semua jenis bantuan," tambahnya.

Iksan juga mengatakan bahwa pada citra satelit terbaru dari negara bagian Rakhine, Myanmar yang dirilis lembaga HAM internasional Human Rights Watch (HRW) mengkonfirmasikan penghancuran massal desa-desa etnis Rohingya.

Gambar satelit yang memperlihatkan ratusan desa di Rohingya hancur terbakar. (Foto: HRW)
Citra satelit yang baru dirilis mengungkapkan bahwa setidaknya 288 desa hancur sebagian atau seluruhnya. Ratusan desa itu hancur akibat kebakaran di negara bagian Rakhine utara, Myanmar sejak 25 Agustus lalu. Penghancuran tersebut meliputi puluhan ribu bangunan, terutama rumah yang dihuni oleh etnis Muslim Rohingya.

"Analisis citra satelit menunjukkan bahwa pembakaran tersebut terfokus pada desa Rohingya dan terjadi setelah pejabat Myanmar mengklaim bahwa operasi pembersihan pasukan keamanan telah dihentikan," kata Iksan mengutip pertanyaan HRW di situs resminya.

Begitu sangat memilukan keadaan pengungsi Rohingya. Baik balita,anak-anak, orang tua sangat menderita dan membutuhkan pertolongan. Sebagai sesama makhluk yang diciptakan haruslah saling tolong-menolong. Dengan uang, makanan ataupun dengan tenaga pastinya sangat dibutuhkan oleh pengungsi Rohingya.

“Menjaga Pancasila dan NKRI” Jadi Tema Peringatan Hari Santri di Al Hidayah Boarding School

(Foto: Hana)
DEPOK – Sekitar 250 santri di sekolah Al-Hidayah Boarding School menggelar acara panggung pentas seni dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2017, Jumat malam (20/20). Acara tersebut dihadiri oleh para wali santri dan karyawan di sekolah tersebut.

Acara pentas seni ini merupakan persembahan dari siswa-siswi kelas 3 SMA yang akan turun jabatan. Rangkaian pentas seni yang diperankan oleh para santri terdiri dari silat, tari-tarian, pantomim, marawis, perkusi, pidato dan nyanyi bahasa. Pentas seni tersebut bertemakan meneguhkan peran santri dalam membela negara, menjaga Pancasila dan NKRI.

Dalam sambutannya Kepala Direktur, Amsori Jayadi mengatakan bahwa sejarah hari santri nasional diawali oleh resolusi jihad, yang dicetuskan oleh K.H.Hasjim Asy’ari, beliau pendiri NU. Resolusi jihad muncul karena ketika jepang hengkang dari negeri Indonesia yang diusir oleh pasukan sekutu, lalu perang dunia kedua melawan sekutu kemudian jepang kalah.

“Ada indikasi inggris dan sekutunya akan kembali menguasai Indonesia. Inggris memang sudah datang di Surabaya. Saat itu pasukan yang ada di surabaya siap untuk berperang melawan tentara sekutu. Sebelum terjadi perang, Surabaya dengan tentara sekutu. Maka K.H.Hasjim Asy’ari mencetuskan membuat resolusi jihad dengan salah satunya adalah mayoritas di Indonesia itu umat islam, lanjutnya.”

“Kemerdekaan islam harus dijaga bersama oleh umat islam tanpa terkecuali. Umat islam harus berjihad mengusir penjajah dan sekutu maka dicetuskan resolusi jihad melalui organisasi NU. Saat itu perang melawan inggris, Surabaya dan pasukan umat islam dengan melalui resolusi ini akhirnya menang, ujar Kepala Direktur Amsori Jayadi.”

Hari santri nasional bukan karena berdirinya pondok pesantren. Namun hari santri nasional itu mempunyai nilai jihad untuk menjaga kesatuan republik Indonesia agar dapat mengangkat derajat bangsa. Indonesia dengan mayoritas umat islam wajib menjaga negara kesatuan republik Indonesia. Apabila ada umat islam yang merusak NKRI berarti dia adalah orang munafik. Sekarang saja negeri ini carut marut disebabkan karena banyaknya pecundang dan harus ditumpas oleh pemimpin bangsa Indonesia. (Hana Nurul Jannah)

Sudah dimuat di media online http://www.depokpos.com/arsip/2017/10/menjaga-pancasila-dan-nkri-jadi-tema-peringatan-hari-santri-di-al-hidayah-boarding-school/

Cinta Dalam Dunia Remaja

Ilustrasi. (Istimewa)

Cinta adalah sebuah perasaan yang dianugerahkan oleh Tuhan pada pria dan wanita untuk saling mencintai, saling memiliki, saling memenuhi, saling pengertian. Cinta itu sendiri tidak dapat dipaksakan apabila kedua belah pihak hanya mementingkan diri sendirinya saja.

Cinta dalam dunia remaja pun merupakan sesuatu dimana mereka mulai tertarik terhadap lawan jenisnya. Tidak sedikit diantara mereka yang rela melakukan apa pun untuk cinta yang sedang mereka rasakan. Hal ini bisa disebut sebagai hiasan atau pemberi warna bagi remaja yang sedang mengalaminya, dan juga pelajaran bagi remaja itu sendiri.

Di zaman sekarang sudah menjadi hal yang wajar bagi remaja untuk merasakan yang namanya cinta. Awalnya mereka mempunyai rasa tertarik kepada lawan jenisnya lalu mereka penasaran dengan rasa itu dan akhirnya pun merasakannya.

Namun yang harus diwaspadai cinta pada masa remaja adalah hal yang sangat rentan dan benar-benar bisa membuat remaja yang merasakannya menjadi buta. Karena pada zaman sekarang mereka masih mendahulukan apa yang mereka rasakan, tanpa berpikir panjang tentang apa yang akan terjadi selanjutnya.

Tentu akan berbeda jika remaja sudah mulai menginjak remaja akhir. Mereka cenderung akan mulai menggunakan logika dan mulai bisa untuk meredam gejolak nafsu dan emosi. Pemikiran yang panjang sebelum mereka lakukan pastinya akan membuahkan hasil yang positif walaupun sebagian remaja ada yang memiliki sifat seperti anak kecil dan itu pun tidak menutup kemungkinan.

Meskipun ada juga remaja yang awalnya memang sudah bisa menjaga apa yang semestinya mereka jaga. Mengapa bisa begitu? Karena orang – orang itu adalah orang yang sudah terbiasa terlatih untuk berpikir panjang dan juga mulai memikirkan akibat apa yang akan mereka dapatkan jika mereka melakukan suatu hal. Tentunya ini juga akan sangat berkaitan dengan lingkungan tempat ia bergaul.

Suatu hal yang terjadi tidak akan lepas dari suatu sebab, remaja yang terjerumus bisa saja karena lingkungan tempat ia berada, karena orang tua tidak memperhatikan dan juga peka terhadap lingkungan tempat ia tumbuh dan bergaul, atau juga karena suatu keluarga yang dinilai kurang erat dalam menjalin suatu hubungan. Tidak menutup kemungkinan remaja akan lebih memilih kekasihnya yang dalam pandangannya lebih menyayanginya dibanding keluarganya. (Hana Nurul Jannah)


Sudah dimuat di media online http://www.depok.club/cinta-dalam-dunia-remaja/

Wisata Keluarga di Pondok Zidane


(Foto: Pondok Zidane)
DEPOK – Depok memiliki beberapa tempat tujuan wisata alam yang menarik untuk menghabiskan waktu libur bersama keluarga, salah satunya adalah Pondok Zidane. Tempat rekreasi ini berlokasi di Jalan Rawa Bengkok RT. 03 RW. 07 Kampung Prigi, Kelurahan Bedahan, Sawangan, Depok.

Pondok wisata ini menawarkan rekreasi yang merupakan gabungan dari wisata alam, outbond, sekaligus edukasi. Di Pondok Zidane terdapat bermacam fasilitas mulai dari 2 kolam renang untuk dewasa dan 2 kolam renang untuk anak-anak, kemudian sarana outbond, lapangan, aula serbaguna, musala, kolam pemancingan, area parkir, saung atau gazebo, wahana bermain anak, kantin dan tempat ulang tahun, serta penginapan.

Jika ingin mencoba sensasi menginap di alam terbuka, di Pondok Zidane tersedia camping ground bagi Anda atau rombongan yang ingin berkemah atau melakukan kegiatan outing. Penginapan yang ada di Pondok Zidane seluruhnya berupa pondokan dengan kapasitas tamu yang cukup banyak. Di salah satu pondok bahkan sanggup menampung hingga 50 orang. Biaya menginap di Pondok Zidane pun cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp 650 ribu hingga Rp 1,4 juta per malam.

Di area tempat rekreasi yang memiliki luas 2 hektar itu terdapat banyak pohon hijau sehingga memberikan suasana sejuk. Tempat wisata tersebut juga dilintasi salah satu anak sungai Kali Angsana. Pondok Zidane juga ditanami berbagai macam pohon buah seperti pohon rambutan, jambu biji, jambu air, nangka, mangga, dan sebagainya.

Rekreasi Anda dan keluarga di Pondok Zidane dapat dilewatkan dengan memancing. Tempat wisata yang mulanya adalah penginapan ini memiliki kolam pemancingan lengkap dengan tempat persewaan perlengkapan memancing. Ada beberapa jenis ikan yang menghuni kolam pemancingan diantaranya bawal, lele, tawes, serta mujair.

Bagi anda warga ibu kota yang ingin menghabiskan liburan bersama keluarga dengan suasana yang nyaman dan asri namun tidak ingin ke luar kota maka Pondok Zidane adalah pilihan tepat untuk melakukan kegiatan outdoor bersama keluarga, teman-teman, kerabat maupun rekan kerja, ditunjang dengan fasilitas outbound yang seru dan penginapan serta permainan yang mengandung unsur edukasi yang dipandu oleh para master game dan fasilitator yang berpengalaman, sehingga dapat menciptakan keceriaan dan kebersamaan para pengunjung. (Hana Nurul Jannah)

Sudah dimuat di media online http://www.depokpos.com/arsip/2017/08/wisata-keluarga-di-pondok-zidane/

Menjaga Laut Dari Limbah Plastik


Pada zaman sekarang masalah lingkungan sudah marak terjadi khususnya di Indonesia. Penyebab dari masalah lingkungan ini pun beragam, seperti limbah plastik yang dibiarkan begitu saja. Plastik yang umumnya kebutuhan masyarakat ternyata salah satu dampak pencemaran lingkungan khususnya di lautan. Banyak orang dengan seenaknya membuang limbah plastik di laut yang jelas-jelas dapat merusak ekosistem di laut.

Plastik terbuat dari bahan yang sulit untuk diuraikan sehingga ketika menumpuk menjadi sampah, akan menjadi penyebab dari pencemaran lingkungan. Apabila membuang limbah plastik di laut dapat membunuh berbagai hewan lindung. Penggunaan produk plastik secara berlebihan pun menyebabkan berbagai permasalahan lingkungan hidup yang serius. Jika tidak dikelola secara serius akan sangat berbahaya bagi keselamatan hidup nantinya.

Plastik bahannya yang ringan dan harganya yang murah, mudah dibawa, tidak membebani, dan mudah ditemui di mana saja. Karena kelebihan plastik yang ringan, tahan lama dan mudah ditemukan, hampir semua makanan dan minuman dibungkus menggunakan plastik. Tidak hanya makanan, bahkan perabotan rumah tangga, mainan dan barang - barang lainnya pun juga banyak yang diproduksi menggunakan bahan plastik.

Tetapi dengan daya tahan dan kegunaannya dalam berbagai keperluan membuat plastik sangat berbahaya bagi lingkungan. Ketika plastik dibuang ke laut, dapat tenggelam ke dasar lautan selama ribuan tahun. Dapat dibayangkan apabila seluruh muatan kapal yang berisikan plastik dibuang ke laut tentunya akan merusak ekosistem laut.

Mengingat usaha kelautan dan perikanan adalah kegiatan berbasis sumber daya alam. Kerusakan lingkungan perairan laut akan menjadi malapetaka, baik saat ini maupun masa depan bila tidak diatasi. Oleh karena itu, upaya pelestarian lingkungan perairan laut merupakan program yang sangat strategis untuk meningkatkan produktivitas perikanan agar kerugian tidak semakin bertambah.

Kurangnya pemahaman masyarakat pun untuk menjaga kondisi laut adalah salah satu permasalahan yang harus segera diatasi oleh pemerintah. Menjelaskan dan memahamkan agar timbul kesadaran masyarakat tentang pentingnya membebaskan laut dari sampah plastik. Karenanya, upaya mengurangi sampah plastik perlu terus dilakukan secara berkelanjutan, baik oleh pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, maupun pihak swasta.

Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu pemerintah harus menegaskan mengenai membuang sampah sembarangan baik di laut, di jalan atau pun di tempat yang seharusnya tidak untuk membuang sampah. Dengan cara itu mungkin masyarakat akan lebih berpikir dan enggan untuk membuang sampah sembarangan khususnya di laut yang merupakan sumber daya alam. ( Hana Nurul Jannah)

Perjalanan Bisnis Yang Menjanjikan

Gambar

Membangun usaha sendiri tentu saja adalah impian dan cita-cita bagi sebagian orang calon pengusaha. Untuk memulai usaha baru pun tidak semudah yang dikerjakan, harus diawali dengan niat dan ketekunan dalam menjalankannya.

Seperti pria kelahiran Serang, 2 Januari 1996 sangat giat dalam menjalankan usahanya. Rully ACRU sebagai nama akrabnya, ia sudah memulai usaha dari SD dengan iseng menjual mainan miliknya yang sudah tidak terpakai.

Lalu ketika menginjak SMA hingga sampai saat masih menjadi mahasiswa aktif semester 7 di Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) ia pun membantu menjualkan accessories handphone yang merupakan usaha orang tuanya. Selain berkuliah, ia juga memiliki usaha yang dikelola sendiri di kampusnya.

Saat menjadi mahasiswa semester 2, ia mengikuti sebuah event yang dibentuk oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang dinamakan PNJ FAIR 2015. Ia tergabung dalam kepanitiaan di Divisi Konsumsi dan Dana Usaha (Kondan) yang bertugas mengembangkan keuangan dalam kepanitiaan tersebut.

Selama kurang lebih 3 bulan, ia mendapatkan tugas mengurus dibidang penjualan makanan yang dikenal mahasiswa PNJ yaitu danusan. Pada saat itu belum ada suplayer makanan yang mengantar langsung ke kampus sehingga ia sendiri yang harus mengambil langsung ke pasar subuh.

Selama menjalankan tugasnya ia merasa ada keganjalan yaitu dengan tidak ada anggaran transport untuk divisi dana usaha. Dari rasa kejanggalan tersebut ia berpikir bagaimana cara mengatasi solusi untuk masalah dana transport tersebut. Akhirnya solusi yang ia dapatkan yaitu mengajak kerja sama dengan pedagang di pasar subuh sebagai bidang pemasaran produknya. Dari kerjasamanya ia mendapatkan hasil yang cukup untuk menutupi kebutuhan transport.

Setelah event tersebut berakhir, ia pun berpikir untuk tidak memutuskan kerjasamanya dengan si pedagangan. Justru ia mengembangkan kerjasamanya tersebut menjadi usaha primer untuk dirinya. Pada awalnya ia menjalankan usaha tersebut hanya untuk memenuhi kebutuhan hariannya. Seiring dengan berjalannya waktu usahanya pun mulai dikenal oleh para mahasiswa di kampusnya melalui jarkoman yang ia buat di media sosial.

Karena perkembangan usahanya yang cukup pesat dan waktu kuliah yang sangat padat sehingga ia membutuhkan tenaga tambahan. Tidak hanya itu saja rasa lelah yang dirasakannya pun membuat ia menjadi gundah. Lalu akhirnya ia pun memutuskan untuk mengajak teman-temannya bergabung dalam usahanya itu.

Tidak hanya itu saja, ia juga menjadi suplay snack box, catering, laundry service, food delivery, foto copy dan lain sebagainya. Ia pun memberi nama usahanya dengan satu nama yaitu K’Rulzz yang dimana mempunyai tagline “everything you need, we can handle it”.

“Kunci dari sebuah usaha adalah keinginan dari diri sendiri, apa yang diinginkan, apa yang dituju semuanya harus dilakukan dengan adanya niat untuk bergerak. Serta dalam memulai usaha buang jauh-jauh rasa gengsi, malu, malas dan iri kepada pesaing karena rezeki sudah ada yang mengatur," ucap Rully. (Hana Nurul Jannah)

Sudah dimuat di media online http://www.depok.club/perjalanan-bisnis-yang-menjanjikan/

Belajar Bersabar



Google

Hidup ini penuh rintangan
Hidup ini penuh cobaan
Hidup ini ada kalanya bersusah lalu bersenang-senang
Semua itu patut kita sabari

Walau dalam sabar
Ada rasa kepedihan
Ada rasa kekesalan
Ada rasa pahit yang terpendam

Semua rasa pun menjadi satu
Namun ada kalanya kita bersabar
Sabar dari semua apa yang dirasakan
Serta selalu bersyukur

Bahwa ingatlah
Sabar akan berujung kebahagian
Walau tak cepat pasti itu akan datang
Berusahalah menjadi pribadi yang sabar 

Berbuat Tulus dan Ikhlas

Ilustrasi. (Istimewa)


Beramal, bermafaat bagi orang lain, memberi sesuatu untuk membantu orang yang hidup dalam kekurangan dan kesusahan merupakan perbuatan mulia yang dianjurkan oleh semua ajaran agama.

Cara memberi bantuan, dapat mencerminkan karakter dan kepribadian seseorang apakah merupakan sebuah ketulusan atau keterpaksaan, keikhlasan atau ada maksud tersembunyi. Semua itu pun tak ada yang tahu karena hati semua orang berbeda, tak ada yang sama. Kita bisa saja tulus karena hati kita yang merasakan, namun ketika kita mau mengetahui perasaan seseorang kita takkan pernah tahu apakah ketulusan yang dia lakukan ataukah hanya kebohongan.

Semua yang dilakukan seharusnya harus dilandaskan dengan rasa tulus dan ikhlas. Dengan adanya rasa tulus dan ikhlas disetiap apa yang kita lakukan pasti akan terasa ringan dan nyaman di diri kita yang mengerjakan. Sebaliknya apabila mengerjakan dengan adanya tujuan atau maksud tertentu pasti akan terasa gundah atau tidak tenang di diri kita.

Orang yang tulus dan ikhlas dalam tiap perbuatan dan tindakannya tidak akan pernah berpikir untuk memperoleh keuntungan pribadi dari perbuatan yang dilakukannya. Baginya, alasan utama suatu perbuatan dilakukan adalah untuk memberi bermanfaat bagi orang lain.

Dalam setiap melakukan perbuatan maka harus melakukannya dengan sepenuh hati, segenap jiwa. Apabila ketika seseorang melakukan sesuatu dengan sepenuh hati, maka tentu akan melakukannya dengan segenap kemampuan terbaik yang ia miliki serta akan mencurahkan segala yang dimilikinya agar apa yang ia lakukan benar-benar menghasilkan sesuatu yang baik dan bermanfaat.

Selain itu, ketika suatu perbuatan dilakukan dengan sepenuh hati, orang lain yang menerima efek dari perbuatan itu juga akan merasakan kesungguhan dalam tindakan tersebut. Ia pun akan merasakan kehangatan yang mengalir dari perbuatan tersebut. Sesuatu yang berasal dari hati akan sampai ke hati.

Dari Abu Hurairah RA, ia berkata : Rasulullah SAW pernah bersabda :

“Sesungguhnya Allah tidak melihat (menilai) bentuk tubuhmu dan tidak pula menilai kebagusan wajahmu, tetapi Allah melihat (menilai) keikhlasan hatimu”. [HR. Muslim]

Perbuatan tulus akan menghasilkan rasa syukur dan terima kasih yang tulus dari orang yang mendapat manfaat darinya. Setiap orang yang mendapat manfaat dari orang lain tentu akan berterima kasih, namun terima kasih dan rasa syukur yang diucapkan bukan hanya semata untuk menyenagkan hati saja namun terima kasih yang benar-benar keluar dari ketulusan hati. ( Hana Nurul Jannah)

Mengenal Jurnalisme Visual Lewat Seminar di GPFest 2017 PNJ

(Foto: Hana/DepokPos)


DEPOK – Berlokasi di Kampus Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Gedung Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan, acara festival kreatif terbesar di PNJ, GPFest Cakrawala 2017 yang diselenggarakan oleh mahasiswa Teknik Grafika dan Penerbitan berlangsung mulai tanggal 27-29 September 2017.

Hari pertama acara diawali dengan seminar bertemakan “Mengenal Jurnalisme Visual”. Seminar tersebut disampaikan oleh Agung Wibowo dari Kompas dan dimoderatori oleh Djony Herfan sebagai salah satu dosen PNJ.

Dalam paparannya, Agung mengatakan bahwa manusia pada hakikatnya adalah makhluk visual. Sebelum ditemukannya tulisan orang berkomunikasi dengan simbol, image, dan segala macam.

“Tidak itu juga mereka berusaha untuk menemukan satu cara berkomunikasi karena bahasa dimana-mana terjadi tetapi banyak perbedaan dan salah satunya cara dengan menggunakan simbol,” ujar Agung.

Definisi junalisme visual secara harfiah yaitu sebuah praktek strategis yang menggabungkan kata-kata dan gambar untuk menyampaikan informasi. Jurnalisme visual juga dapat membantu audiens untuk lebih memahami sebuah informasi yang disampaikan.

Dalam perkembangannya, dunia jurnalistik sudah tidak hanya bisa dipahami dengan bentuk deskripsi tulisan namun dengan bentuk yang lain yakni visual atau gambar.

Tak hanya itu saja, jurnalisme visual di era digital merupakan sebuah penyajian yang tidak lagi hanya sekadar memberikan informasi pada khalayak ramai tetapi menjadi sesuatu yang bisa menarik perhatian pembaca serta membawa mereka larut dalam ketertarikan dengan pengalaman menikmati sebuah artikel yang dibaluti multimedia yang interaktif.

Kecenderungan yang terjadi di era digital ini adalah ketergantungan orang akan layar yang sangat tinggi sehingga secara perlahan menggeser peran media cetak. Sudah menjadi tren di zaman sekarang bahwa jumlah tulisan pada sebuah artikel semakin sedikit dan gambar semakin besar atau banyak.

Kompas.com juga memiliki visual interaktif VIK yang merupakan produk yang lahir dari upaya jurnalistik Kompas.com bersama dengan harian Kompas dan Kompas TV (multi-channel) dalam mencari kedalaman, arti, dan perspektif atas suatu peristiwa, disajikan secara naratif yang diperkaya grafis, foto, video, maupun audio (multi-media) untuk memberi warna baru di dunia jurnalistik.

“Seorang visualizer atau apapun yang berhubungan dengan semua desain itu adalah masa depan artinya masa depan ditangan kita semua. Pesan dari sesepuh Steve Jobs bilang desain bukan hanya sekadar bagaimana rasanya atau terlihat indah seperti rupanya tetapi desain itu bagaimana dia bisa berfungsi dengan baik,” pungkasnya. (Hana Nurul Jannah)

Sudah dimuat di media online http://www.depokpos.com/arsip/2017/09/mengenal-jurnalisme-visual-lewat-seminar-di-gpfest-2017-pnj/

Menjadi Pribadi Yang Bermanfaat

Istimewa


Hidup di dunia ini hanya sementara, segala apapun yang dilakukan semasa hidup kelak akan kita pertanggung jawabkan dihadapan Allah. Mungkin dari kita banyak yang mengatakan, “Kemarin sudah lebaran, kok sekarang lebaran lagi”. Itu telah menandakan, bahwa hari-hari yang kita lewati ternyata sangat cepat. Dengan cepatnya waktu ini, masihkah kita santai-santai? Masihkah kita ingin melakukan hal yang sia-sia? Tentunya tidak.

Karena itulah agama menganjurkan untuk hidup sebaik-baiknya atau setidaknya apa yang kita lakukan semasa hidup tidak menyebabkan mendapatkan siksaan di akhirat atau menjadi penyebab kita masuk neraka.

Lalu apa yang kita harus lakukan? Kita sebagai manusia sejatinya harus berguna. Berguna bagi siapa? Bagi diri sendiri, keluarga, teman, dan lingkungan. Manusia yang berguna akan dicari. Bahkan ketika meninggal, semua orang akan menangisi. Akan berbeda ketika kita menjadi manusia yang tidak berguna. Membuat resah keluarga, teman, dan lingkungan. Kemudian yang terakhir kita akan dikucilkan.

Untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain dimulai dengan niat dan persepsi. Kita ikhlas karena mengharap akan ridho Allah SWT. Membantu karena kita ingin membantu, tidak ada paksaan dalam diri. Semata-mata hanya ingin membantu.

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.”(HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289).

Bisa dengan cara saling tolong menolong, saling mengingatkan dalam kebaikan, berbagi ilmu dan masih banyak cara lainnya hingga dengan cukup bermurah senyum pada orang lain.

Buatlah hidup ini bermanfaat bagi orang lain, karena jika bermanfaat bagi orang lain sudah tentu akan mendatangkan manfaat tersendiri untuk di kehidupannya, bukan hanya diakhirat kelak namun juga di dunia.

Setidaknya jangan sampai hidupmu menjadi sumber kedzoliman bagi orang lain. Agar tak menjadi dosa bagimu dan menjadi penghambat bagi hidup orang lain.

Manfaatkanlah hidupmu sebaik-baik mungkin, buatlah hidupmu bermanfaat untuk dirimu sendiri maupun di dunia dan akhirat. Kalaupun kau tak bisa membuat hidupmu bermanfaat bagi dirimu dan orang lain.(Hana Nurul Jannah)

Mahasiswa PNJ Gelar Edutime 2017

(Dok. Pribadi)
DEPOK – Bertempat di Aula Gedung Direktorat PNJ lantai 3, mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) mengadakan Seminar dan Talkshow Entrepreneur bertajuk Edutime 2017, 7-8 September 2017.

Edutime merupakan suatu kegiatan positif yang berorientasi pada pendidikan serta bisnis yang tentunya sangat bermanfaat bagi para mahasiswa sebagai generasi muda, khususnya dalam potensi di bidang keilmuan yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Mars Project PNJ.

Project Officer, Anugrah Septian menjelaskan bahwa agenda edutime ini telah dipersiapkan sejak tiga bulan lalu.

”Pesiapan acara ini kira-kira di akhir bulan Juni 2017. Pertama dengan musyawarah penentuan siapa object officernya, kemudian ada libur lebaran dan persiapannya diberhentikan dahulu tetapi belum terbentuk koordinator setiap divisi, koordinator divisi terbentuk menjelang liburan berakhir. Untuk pengajuan proposal dilaksanakan pada minggu pertama bulan Juli dan alhamdulillah proposalnya di acc pada minggu itu juga. Minggu depannya dilaksanakan pleno pertama, dan rencana saya ingin ada empat pleno selama mempersiapkan acara tersebut. Jadi kira-kira persiapan acara edutime ini berlangsung selama 3 bulan,” ujar Anugrah.

Lebih lanjut, Anugrah mengatakan bahwa target peserta untuk acara ini adalah mahasiswa baru PNJ karena kita ingin mengenalkan PKM, Mapres dan berbisnis agar mereka dapat termotivasi untuk mengikuti semua kegiatan tersebut.

“Namun tidak menutup kemungkinan juga untuk mahasiswa yang lain ingin mendaftar silakan. Peserta dalam acara tersebut juga kita saring menjadi anggota mars project agar dapat menerus regenerasi selanjutnya,” jelasnya.

Dalam acara tersebut peserta dapat menerima tiket secara online atau pun bertemu dengan panitia seharga Rp15.000 serta OTS seharga Rp20.000. Peserta juga akan mendapatkan sertifikat, snack dan doorprize yang sudah disediakan oleh panitia.

Pembukaan yang diawali oleh pembawa acara, menerangkan jadwal acara yang akan berlangsung pada edutime 2017 ini, khususnya yang berlangsung pada hari pertama. Tak lupa dalam acara tersebut diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya lalu diikuti dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, sambutan oleh panitia dan beberapa lembaga PNJ, dilanjutkan dengan seminar.

Dalam seminar tersebut dihadiri oleh dua pembicara, yaitu Nanang Wahyudi sebagai CEO Dampu Desain dan Andika Deni Prasetya sebagai CEO DAUR. Nanang menjelaskan mengenai bagaimana sebagai mahasiswa ingin membangun sebuah bisnis serta tips-tips untuk membangun bisnis dari awal. Beliau juga menjelaskan pengalamannya selama berbisnis.

Sementara Andika menjelaskan bagaimana dunia ini berkembang secara cepat dengan adanya teknologi serta banyak sekali orang-orang membangun bisnis tetapi masih sedikit orang yang membangun bisnis yang berbasis dengan sosial preneur. Akhirnya beliau membangun bisnis yang diberi nama DAUR dengan sistem menyalurkan makanan dari beberapa perusahaan swasta yang layak makan kepada orang yang membutuhkan.

Keesokkan harinya acara tersebut diisi dengan talkshow dan di ruangan aula diramaikan juga dengan adanya Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) PNJ. Talkshow tersebut dihadiri dengan kedatangan dua Mahasiswa Berprestasi (Mapres), yaitu Imas Chandra Pratiwi sebagai Mapres 1 PNJ 2017 dan Abdurrahman Ayyasy sebagai Mapres 2 PNJ 2017.

Keduanya menjelaskan pengalamannya bisa menjadi Mapres, dan mereka juga berbagi tips untuk menjadi Mapres. Untuk menjadi Mapres juga diharuskan dengan niat dari dalam diri sendiri dan bersungguh-sungguh agar apa yang diinginkan salah satunya menjadi Mapres PNJ dapat tercapai. (Hana Nurul Jannah)

Sudah dimuat di media online http://www.depokpos.com/arsip/2017/09/mahasiswa-pnj-gelar-edutime-2017/

Sering Mengantuk di Sore Hari? Ini Penyebabnya

Ilustrasi. (Istimewa)


Sebagian besar orang merasakan ngantuk di sore hari padahal mereka menganggap jam tidur mereka telah cukup. Terutama bagi para pekerja dan mahasiswa yang menjalani kegiatan hampir selama seharian penuh.

Setelah makan siang (antara jam 2-4 sore) dianggap sebagai waktu yang paling rawan bagi seseorang merasakan ngantuk yang luar biasa serta perubahan mood yang umumnya sering terjadi. Lantas, mengapa hal ini bisa terjadi?

Dilansir Boldsky, beberapa peneliti menemukan penyebab terjadinya fenomena ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otak seseorang akan merasa kelelahan setelah padatnya kegiatan yang dllakukan sejak pagi hari.

Sore hari merupakan waktu puncak di mana seseorang akan merasa kelelahan akibat otak telah diforsir untuk berpikir selama berjam-jam lamanya. Hal ini juga bisa mengakibatkan perubahan mood yang kerap terjadi akibat rasa lelah yang dirasakan.

Penyebab lain seperti kurangnya asupan makanan, waktu tidur yang kurang, dan kurangnya waktu refreshing juga menjadi faktor kenapa rasa kantuk akan sangat terasa saat sore hari.

Kurangnya waktu tidur jelas akan membuat seseorang merasa ngantuk karena idealnya waktu tidur yang dibutuhkan seseorang adalah 7 sampai 8 jam per hari. Waktu tidur yang tidak cukup membuat seseorang akan merasa cepat lelah dan mengantuk lebih sering.

Sedangkan kurangnya asupan makanan juga menjadi penyebabnya, terutama bagi mereka yang tidak menyantap sarapan. Melewati sarapan akan mengganggu hormonal seseorang sehingga bisa membuat seseorang merasa cepat lesu.

Otak yang dipaksa bekerja selama setengah hari penuh tak bisa terus dipaksakan untuk berfungsi dengan maksimal. Bagaimanapun otak perlu diistirahatkan sejenak untuk membuat otak ‘dingin’ kembali. Kegiatan yang menyenangkan bisa membuat otak lebih rileks dan membuatnya segar kembali sehingga rasa kantuk pun akan hilang. (Hana Nurul Jannah)

Sudah dimuat di media online http://www.depokpos.com/arsip/2017/09/sering-mengantuk-di-sore-hari-ini-penyebabnya/

Tulang Rusuk Seorang Perempuan

Istimewa

Betapa berharganya seorang perempuan.

Ia diciptakan dari dari tulang rusuk pria.

Yang seharusnya dapat menjaga harkat dan martabat dirinya sebagai seorang perempuan.

Perempuan merupakan makhluk lemah lembut dan penuh kasih sayang karena perasaannya yang halus. Secara umum sifat perempuan yaitu keindahan, kelembutan serta rendah hati dan memelihara. Perbedaannya menyebabkan pula pada tingkah lakunya, dan timbul juga perbedaan dalam hal kemampuan, selektif terhadap kegiatan kegiatan intensional yang bertujuan dan terarah sesuai kodrat perempuan.

Perempuan memiliki banyak keistimewaan dan lebih unggul dibandingkan laki-laki karena perempuan adalah tiangnya negara sehingga jika perempuan itu rusak, maka rusaklah negara tersebut, namun jika wanitanya baik maka baik pulalah negaranya.

Hadis Rasullulah mengatakan, “Nasihatilah perempuan dengan cara yang baik! Perempuan itu diciptakan dari tulang rusuk, sementara yang paling bengkok itu bagian teratasnya. Jika engkau bersikeras meluruskannya, ia akan patah. Tetapi jika engkau membiarkannya, ia akan bengkok selamanya. Maka nasihatilah perempuan dengan cara yang baik!”

Bentuk tulang rusuk yang bengkok itu, ia berfungsi sebagai kerangka yang menyusun kekuatan tubuh. Jadi, perempuan itu juga bagian yang dapat membangun dan menegakkan kehidupan. Dengan tulang rusuk yang bengkok maka banyak organ-organ yang lunak terlindung. Sama halnya dengan perempuan,ia dapat menjaga kehidupan keluarganya, anak-anaknya yang masih lemah.

Bengkoknya bukanlah bentuk kelemahan perempuan, karenanya Rasulullah mengatakan untuk menasihati perempuan secara baik-baik. Hal ini untuk menjaga agar jiwa perempuan tidak patah,sehingga dapat menjalankan fungsi utamanya sebagai ibu, istri, maupun sebagai insan perempuan itu sendiri.

Jadilah dirimu sebagai perepuan yang berakhlak karimah karena pastinya akhlak tersebut merupakan pendidikan dari seorang ibu yang sudah ditanamakan sejak kecil. Sikap dan perilaku yang dibentuk akan senantiasa mendarah daging dalam jiwa seorang perempuan. Namun bukan itu saja ketika bertambahnya usia serta pertumbuhan anak, juga harus diiringi dengan pendidikan yang baik, tidak membuat anak jenuh dan di berikan dengan penuh rasa kasih sayang. (Hana Nurul Jannah)

Ecology Park Danau Dora

Danau Dora (Istimewa)


Lokasinya yang tidak begitu jauh dari pusat Pemerintahan Daerah Bogor (Pemda), membuat tempat ini mudah sekali untuk didatangi. Hanya berjarak kurang lebih sekitar 500 meter dari pintu gerbang Pemda atau Cibinong City Mall, ke arah Bogor. Tepatnya ada di kawasan Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (LIPI) atau sering disebut Bakosurtanal.

Berada di Jalan Raya Bogor Km. 46, jika dari arah Bogor adanya di sebelah kiri. Danau ini merupakan taman konservasi alam yang menjadi bagian perluasan Kebun Raya Bogor dan menjadi tujuan tempat wisata murah di Bogor. Sering dijadikan tempat olah raga dipagi atau sore hari. Ekologi Park atau yang lebih dikenal dengan nama Danau Dora Bogor ini sudah dibangun sejak tahun 2002.

Disebut Danau Dora Bogor, dulu saat pembangunan awal di taman atau kebun ini banyak sekali anak-anak kecil yang sedang bermain sambil membawa Boneka Dora, yakni kartun serial animasi di televisi yang judulnya Dora the Explorer, yang pada saat itu sedang booming.

Dora sendiri diceritakan adalah seorang gadis kecil yang sering menjelajah dan membantu mencari tahu sesuatu yang mereka butuhkan bersama hewan bernama Booths dengan menggunakan Peta. Dari situ tercetuslah Ecologi Park ini dengan sebutan Danau Dora.

Ecology Park ini adalah perluasan Kebun Raya Bogor dengan tujuan untuk membangun kawasan konservasi tanaman. Kawasan Ecology Park di Cibinong ini memang dipersiapkan sebagai tempat untuk belajar, meneliti, dan mengamati ekosistem dataran rendah Indonesia. Lama kelamaan karena ternyata panorama dan landscape kawasan ini sangat menarik, semakin banyak pengunjung yang datang.

Untuk kebutuhan penelitian, di taman ini banyak sekali ditanami berbagai macam tumbuhan langka, dengan ditata khusus yang ditengah-tengahnya terdapat danau ditumbuhi rumput segar serta dibuat sebuah jembatan kayu untuk menghubungkan taman yang membuat taman ini menjadi indah untuk dipandang.

Karena keindahan yang menyegarkan mata, gratis dan lokasi yang strategis, selain untuk wisata edukatif, Danau Dora Bogor sering juga digunakan untuk lokasi prewedding. Di Danaunya sendiri banyak terdapat ikan dan juga bunga teratai.

Lebih nikmat dan ada baiknya datang kesini dipagi atau sore hari. Udaranya masih sejuk karena banyak pepohonan disekitarnya. Danau Dora bisa jadi rekomendasi buat Anda dan keluarga untuk menghabiskan liburan di akhir pekan. (Hana Nurul Jannah)

Sudah dimuat di media online http://www.depokpos.com/arsip/2017/08/ecology-park-danau-dora/

Ketekunan Modal Utama Kesuksesan

Google


Ketekunan merupakan syarat mutlak dalam suatu pencapaian. Banyak orang yang memiliki kecerdasan luar biasa dan bakat yang telah banyak namun gagal mencapai hasil yang diinginkan karena kurangnya ketekunan. Sebaliknya, orang biasa namun dengan ketekunan yang luar biasa sehingga ia dapat mencapai hasil yang diinginkan.

Setiap orang pastinya dengan profesi dan keberhasilan yang diraih dimulai dari ketekunan yang dijalaninya. Mustahil baginya untuk menjadi sukses tapi ia tak pernah tekun dalam mengerjakan semua hal. Bisa meraih apa yang diinginkan diperlukan ketekunan, pertahankan apapun yang sedang dikerjakan.

Penting sekali bagi setiap pejuang menyadari bahwa dirinya sedang membangun suatu pondasi yang tidak bisa diwujudkan dalam waktu singkat. Membangun kesuksesan pun memang perlu waktu karena dalam hidup ini tidak ada yang instan.

Dalam melatih ketekunan pun, kita perlu giat dalam melakukan bagian kita, tetapi kebanyakan orang menyepelekan dan memandang sebelah mata kualitas dari sebuah proses, padahal setiap hasil yang baik tentu saja telah melalui proses. Padahal dengan proses yang dijalaninya itu dapat dijadikannya pembelajaran untuk di kehidupannya kelak.

Modal utama dalam mencapai kesuksesan adalan ketekunan karena tanpa ketekunan tidak akan meraih hasil yang gemilang meskipun memiliki sumber daya yang melimpah. Jika  orang meyakini bahwa semakin jauh berjalan maka rintangan dan tantangan akan terus menghadang maka disitulah dibutuhkan ketekunan dalam menghadapinya.

Seperti sabda Allah SWT dalam QS. Al-Mujadilah: 11,

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat . Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Sifat tekun dalam semua pekerjaan akan menguntungkan dan membahagiakan, baik dalam urusan dunia maupun urusan akhirat. Segala yang ada di permukaan bumi ini adalah karunia Allah untuk manusia. Hanya manusia yang tekun bekerja saja yang akan memperoleh manfaat dari karunia Allah swt. Begitu pula surga di akhirat nanti, hanya disediakan oleh Allah untuk orang-orang yang tekun atau rajin beramal dan beribadah sewaktu hidupnya di dunia. (Hana Nurul Jannah)

Perlunya Pemahaman Dalam Penerapan Sensor Mandiri

Istimewa

Sensor mandiri adalah sebuah program yang diluncurkan oleh Lembaga Sensor Film (LSF) untuk mengajak para pemilik film dalam memproduksi film-filmnya. Secara garis besar, program Sensor Mandiri ini membuka ruang kepada masyarakat dan keluarga untuk memberikan kontribusi atas kelayakan sebuah film atau acara televisi.

Namun lebih luas lagi, Sensor Mandiri adalah sebuah kampanye untuk mengajak masyarakat agar dapat lebih bijak dan dewasa untuk memilah-milah layak atau tidaknya sebuah tontonan. LSF sudah mengatur pada Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2009 tentang perfilman dan Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2014 tentang Lembaga Sensor Film.

LSF, lembaga yang mengontrol peredaran dan penayangan film masyarakat diberikan jaminan atas kelayakan tontonan yang beredar. Meski begitu, ada kalanya sebuah lembaga memiliki keterbatasan apalagi jika mengikuti perkembangan teknologi yang berlari dengan sangat cepat. Ditambah lagi dengan keberagaman budaya masyarakat sehingga terkadang sebuah keputusan terkait sensor melahirkan pro kontra di daerah-daerah tertentu.

Muhammad Ikhsan, salah satu wartawan di Depok yang akrab dipanggil Bang San mengatakan bahwa dalam penerapan itu pun Sensor Mandiri pastinya memiliki dampak positif ataupun negatifnya di lingkungan, begitu pun di lingkungan keluarga.

“Dampak positif dengan penerapan sensor mandiri pada tingkat keluarga, kita dapat mengontrol film atau tayangan televisi yang dapat dinikmati keluarga sehingga bisa terhindar dari konten-konten negatif, hoax dan tendensius. Begitu pun dampak negatifnya, ketika kita melarang anak untuk tidak melihat sesuatu, hal tersebut justru membangkitkan rasa penasaran anak, dan akhirnya mereka mencari tahu sendiri lewat media lain,” ucap Bang San.

Bang San menambahkan, diperlukannya pemahaman layak atau tidaknya sebuah konten bagi setiap orang, lalu dijelaskan dengan sejelas-jelasnya kepada anggota keluarga kenapa tayangan tersebut tidak layak untuk ditonton.

“Yang utama adalah pemahaman akan layak atau tidaknya sebuah tayangan atau film untuk ditonton usia-usia tertentu. Bahkan lebih luas lagi tak sekedar usia, tapi juga tingkat pemahaman anggota keluarga akan sebuah tayangan,” ujar Bang San.

Dalam hal penerapannya pada tingkat keluarga, Bang San mencontohkan bahwa dirinya, menghapus saluran salah satu stasiun TV swasta dari televisi yang ada dirumah karena tak ingin keluarga mendapatkan informasi-informasi hoax dan tendensius dari tayangan berita disaluran tersebut.

Contoh lainnya, pada jam-jam premium (antara jam 19-21) Bang San mematikan TV dirumah karena waktu-waktu tersebut menurutnya adalah waktu berkualitas untuk keluarga.

“Saya atau istri bisa membantu anak mengerjakan pekerjaan rumahnya, atau sekedar bercanda dan berinteraksi. Sementara pada jam lain, saya atau istri selalu melihat atau mengontrol tayangan yang ditonton anak,” jelasnya.

Secara umum Sensor Mandiri merupakan salah satu kampanye masyarakat yang sangat efektif untuk memilih dan memilah tayangan yang ditonton. Namun yang lebih penting dalam penerapannya, setiap individu harus memahami konten-konten apa saja yang sesuai untuk dirinya dan orang-orang disekitarnya sesuai dengan tingkat umur dan pemahamannya.

Ditulis oleh Hana Nurul Jannah

Kenangan Yang Sesungguhnya

Google


                   
Aku berpikir semua sudah berlalu
Hanya kenangan yang berbekas di hatiku
Entah kenangan menyenangkan ataupun menyedihkan
Semua itu hanya dahulu

Tetapi sejenak ku termenung
Apakah bisa terulang kembali?
Semua itu hanya mustahil
Karena kenangan hanya terjadi pada masa lalu dan mungkin tak akan terulang kembali

Kenangan sesungguhnya adalah
Apabila kita mendapatkan pelajaran dari kenangan tersebut
Menjadikan kenangan itu sebagai penyejuk hati
Serta menjadikan kenangan sebagai motivasi diri










Indahnya Bersyukur




llustrasi. (Istimewa)


Dalam kehidupan sehari-hari, ada dua hal berbeda yang harus dirasakan silih berganti yaitu kesenangan dan kesusahan. Menurut beberapa orang, hidup itu indah karena adanya perbedaan tersebut. Ketika kita merasakan kesenangan, maka kita diharapkan untuk selalu ingat dimana kita dulu pernah merasakan kesusahan. Sebaliknya, ketika kita merasakan kesusahan maka ingatlah bahwa suatu saat akan ada kesenangan.
Terkadang seseorang mendapatkan sesuatau yang ia senangi namun orang tersebut merasa puas dan tidak mau bersyukur. Dalam bersyukur ada sesuatu yang penting yaitu mengenali nikmat yang telah diberikan diantara rukun terbesar dalam bersyukur.
Karena tidak mungkin seseorang dapat bersyukur, jika dia merasa tidak mendapatkan nikmat. Maka mengenal nikmat merupakan jalan untuk mengenal Sang Pemberi Nikmat, dan seseorang tahu siapa yang memberikan nikmat, maka dia akan mencintainya, sehingga cinta itu akan melahirkan kesyukuran dan terima kasih.
Bersyukur tidak mudah untuk dilakukan, karena penilaian yang bisa diberikan bukan dari perbuatan dan perkataan saja, tapi dapat bisa dilihat dalam hati kita yang sesungguhnya. Segala cobaan hidup yang terus mengguncang keadaan kita, membuat kita tidak bisa memberikan rasa syukur yang sepenuhnya.
Namun dengan bersyukur Allah akan senantiasa menambahkan nikmat yang diberikan, namun bila kita mengingkari nikmat yang Allah berikan maka sesungguhnya azab Allah sangat pedih.
“Sesungguhnya barang siapa yang bersyukur, maka akan kutambah nikmatmu, dan barang siapa yang mengingkarinya, maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih.”(Q.S. Ibrahim : 7).
Salah satu cara untuk bersyukur adalah dengan sedekah atau berbagi apa yang sudah kita miliki dengan orang lain yang membutuhkan, seperti bersedekah harta maupun ilmu. Karena sesungguhnya, berbagi tidak akan membuat seseorang kekurangan. Sebaliknya, dengan berbagi, segala nikmat justru akan ditambahkan Allah.
Rasa syukur akan menjadikan hati merasa tenang, damai dan merasa sangat bergembira atas kesempatan hidup yang Allah berikan pada kita. Allah yang Maha Segalanya pun sangat menganjurkan kita agar bersyukur.

Mengenal Angin Duduk dan Gejalanya


(Istimewa)

Dunia kedokteran mengenal angin duduk dengan istilah penyakit jantung yang disebut Sindroma Koroner Akut atau SKA yang merupakan bentuk lain dari Penyakit Jantung Koroner . Penyakit Jantung Koroner (PJK ) adalah salah satu jenis penyakit yang paling mematikan di seluruh dunia .

Angin duduk atau angina adalah sebuah kondisi yang ditandai dengan nyeri pada dada akibat otot-otot jantung kurang mendapat pasokan darah. Terganggunya pasokan darah ini terjadi karena adanya penyempitan atau pengerasan pada pembuluh darah. Serangan angin duduk bisa terjadi secara tiba-tiba. Nyeri dada yang dialami oleh penderita angin duduk kemungkinan bisa menjalar sampai ke lengan kiri, leher, rahang, dan punggung.
1. Dada terasa tidak nyaman
Gejala pertama yang muncul biasanya area dada terasa sesak dan seperti ada sensasi terbakar. Dada terasa diremas atau merasa seperti ada beban berat yang telah ditempatkan pada dada mereka serta biasanya akan diikuti dengan kesulitan untuk bernapas.
2. Mual
Perut juga ikut terasa tidak enak. Rasa mual yang tidak tertahankan juga bisa membuat orang dengan angina atau angin duduk mengalami muntah secara terus menerus.
3. Kelelahan
Ketika tubuh terserang angin duduk, badan akan terus dilanda letih yang tidak kunjung usai. Tubuh pun terus mengeluarkan keringat meskipun cuaca sebenarnya tidak sedang panas.
4. Sakit menjalar
Bila rasa sakit menjalar dari dada menuju leher, tenggorokan hingga ke bagian lengan dan punggung, ini menjadi tanda yang bisa diartikan sebagai sinyal bahaya. Kemungkinan terkena angina menjadi lebih besar.
5. Pusing
Kepala terasa pusing juga merupakan gejala angin duduk yang harus diwaspadai. Jika menemui beberapa gejala yang telah disebutkan, sebaiknya segera cari pertolongan medis untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Dari sekian banyak gejala angina, biasanya hal itu terjadi secara bersamaan kalau pun tidak yang paling utama adalah nyeri dada yang menjalar, sesak nafas, dan keringat dingin.
Tingkat keparahan, durasi dan jenis angina dapat bervariasi. Sangat penting untuk Anda mengenali gelaja tersebut.

Sudah dimuat di media online http://www.depokpos.com/arsip/2017/08/mengenal-angin-duduk-dan-gejalanya/amp/