Manfaat Tidur Siang yang Perlu Diketahui








Setelah jam makan siang, kerap kali kita merasa ngantuk. Namun banyak orang merasa sulit atau tidak terbiasa untuk tidur siang. Padahal, tidur siang dapat memberikan berbagai manfaat bagi tubuh.
Tidur pada siang hari sering kali dihadapkan dengan sosok yang malas atau kurang antusias dalam bekerja, namun hal itu tidak sepenuhnya benar. Justru tidur siang dapat meningkatkan produktivitas seseorang.

Apabila berpikir tidur siang hanya bermanfaat untuk bayi, anak-anak, lanjut usia, atau yang sedang sakit, maka sebaiknya Anda berpikir ulang. Ada berbagai manfaat tidur siang yang diyakini dapat memengaruhi tubuh secara positif pada orang dewasa. Di antaranya adalah:

1. Meningkatkan daya ingat otak
Manfaat tidur siang ternyata mampu meningkatkan daya ingat pada otak, sangat baik khususnya bagi orang tua (lansia). Karena semakin meningkatnya umur, mereka cenderung melupakkan memori di masa lampau dan menurunnya daya ingat.

Dari sebuah studi yang dilakukan di Jerman. Pada penelitian ini, peserta diminta untuk menonton DVD dan mengingat kata-kata yang ada di dalamnya. Setengah dari peserta menonton DVD dan sisanya tertidur. Ketika ditanya tentang apa yang mereka ingat, kelompok orang yang tidur siang dapat mengingat lima kali lebih baik daripada kelompok yang menonton DVD.

2. Mencegah penyakit jantung
Di dalam tubuh manusia, semua organ bekerja sesuai dengan waktunya masing-masing yang salah satunya jantung. Saat mengantuk, peningkatan tekanan darah dapat memperberat kerja jantung. Oleh karena itu, tidur merupakan obat yang paling ampuh dalam mengatasi ngantuk.

Bayangkan jika kita sedang memaksakan diri untuk tidak tidur, padahal mata sudah “5 watt” pasti yang terjadi adalah jantung akan berdetak lebih kencang. Selain itu yang lebih parah lagi jika memaksakan meminum kopi atau minuman energi yang mengandung kafein tentu pasti berakibat buruk. Jika melakukan tidur siang singkat selama 20-40 menit setiap harinya akan dapat mengurangi resiko penyakit jantung serta stroke.

3. Meningkatkan konsentrasi dan kewaspadaan
Ada saatnya ketika kelopak mata sulit terbuka, terutama setelah makan siang dan mengalami kantuk berat. Jika sudah begini, tentu tidak melakukan pekerjaan dengan baik dan cepat. Setidaknya luangkanlah waktu untuk tidur siang dan kemudian kembali melanjutkan aktivitas seperti semula.

4. Memperbaiki mood
Neurotransmitter serotonin mengatur suasana hati, tidur, dan selera kita, ia juga menghasilkan perasaan kepuasan dan kesejahteraan. Tapi ketika tubuh kita stres, serotonin yang digunakan juga lebih tinggi dan sementara produksinya berhenti. Akibatnya, kita bisa menjadi cemas, mudah marah, depresi, kewalahan, dan mudah terganggu. Menurut Mednick, “tidur siang menggenangi otak dengan serotonin, membalikkan efek tersebut dan menciptakan pandangan yang lebih positif.”

Tidur siang harus dilakukan secara bijak, karena jika tidak maka bukannya manfaat yang diperoleh melainkan penyakit yang semakin menumpuk. Manfaatkan tidur siang tidak ada salahnya, terutama jika kondisi memungkinkan. Namun jika Anda tiba-tiba mengalami keinginan tidur siang yang lebih kuat dari biasa dan tidak ada alasan khusus yang membuat Anda lelah secara berlebihan, konsultasikan kondisi diri Anda kepada dokter.

Buah Keikhlasan





Ikhlas merupakan sifat terpuji dalam hati yang akan menghiasi perilaku seseorang. Selain itu, ikhlas adalah perhiasan hati yang akan menyelamatkan seseorang dari kerugian akhirat, tanpa ikhlas amal perbuatan akan sia-sia tiada guna.

Salah satu sifat yang paling sulit dimiliki manusia adalah sifat ikhlas. Sifat ini sangat diperuntukan oleh banyak orang, namun tidak semua mampu mempunyai sifat tersebut karena tidak nampak. Walau mulutnya berkata ikhlas namun tidak ada yang tahu apakah hatinya juga berkata ikhlas. Memang benar, ikhlas adalah rahasia, rahasia dalam hati masing-masing insan. Dan ikhlas adalah rahasia dari rahasia yang teramat lembut, sehingga samar dari dugaan semua yang hidup.

Keikhlasan yakni ketika manusia menjadikan niatnya dalam melakukan suatu amalan hanyalah karena Allah semata, bukan karena riya (ingin dilihat manusia) ataupun sum’ah (ingin didengar manusia), bukan pula karena ingin mendapatkan pujian serta kedudukan yang tinggi diantara manusia, dan juga bukan karena tidak ingin dicela oleh manusia. Apabila manusia melakukan sesuatu hanya karena Allah semata bukan karena kesemua hal tersebut, maka yang demikianlah disebut ikhlas.

Keikhlasan tidak hanya ada dalam perkara-perkara ibadah semata seperti sholat, puasa, zakat, membaca al qur’an , haji dan amal-amal ibadah lainnya. Namun, keikhlasan harus ada pula dalam amalan-amalan yang berhubungan dengan muamalah. Ketika tersenyum, mengunjungi saudara, meminjamkan barang dan lain sebagainya  lakukanlah semata-mata karena Allah SWT.

Amalan yang sedikit bila didasari keikhlasan, maka pahalanya akan berlipat ganda.

Rasulullah shallalalhu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Barangsiapa bersedekah meski sebiji kurma dari hasil jerih payahnya yang halal dan Allah tidak sudi menerima yang tidak halal, niscaya Allah akan menerima dengan tangan kanan-Nya, kemudian Ia memperbesar (pahala) sedekah tersebut bagi pelakunya, seperti seseorang di antara kalian membesarkan anak kudanya, hingga sedekah tersebut menjadi seperti sebuah gunung yang besar!” (Muttafaq ‘alaih).

Ibnu Katsir rahimahullah dalam menafsirkan firman Allah Ta’ala:

وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261)

beliau mengatakan, ”Maksudnya sesuai dengan kadar kelikhlasan orang tersebut dalam beramal”.

Keikhlasan menginginkan bagaimana seseorang mampu memberikan porsi keseimbangan dalam dalam apapun itu. Seseorang yang telah berbuat ikhlas karena Allah maka keikhlasannya tersebut akan mampu mencegah setan untuk menguasai dan menyesatkannya. Orang yang ikhlas akan Allah jaga dari perbuatan maksiat dan kejelekan.